Explanation

Fused Deposition Method Manufaktur 3D printing

Fused deposition method atau FDM adalah salah satu metode additive manufacturing atau metode yang digunakan 3D printer. Metode ini menggunakan konsep penambahan layer atau penambahan material setiap layer atau lapisnya. Bahan ini biasanya meleleh melewati suhu transisi kacanya, dan kemudian diekstrusi dalam pola di sebelah atau di atas ekstrusi sebelumnya, menciptakan objek lapis demi lapis.

Ilustrasi Metode FDM. Sumber: All3DP

Bagaimana cara kerja Manufakturing FDM?

Inilah cara kerja proses pembuatan FDM:

  1. Kumparan filamen termoplastik pertama kali dimuat ke dalam printer. Setelah nozzel telah mencapai suhu yang diinginkan, filamen diumpankan ke kepala ekstrusi dan di nozzel tempat meleleh.
  2. Head ekstrusi terpasang pada sistem 3-sumbu yang memungkinkannya bergerak dalam arah X, Y dan Z. Bahan leleh diekstrusi dalam untaian tipis dan diendapkan lapis demi lapis di lokasi yang telah ditentukan, di mana ia mendingin dan membeku. Terkadang pendinginan material dipercepat melalui penggunaan kipas pendingin yang terpasang pada kepala ekstrusi.
  3. Untuk mengisi suatu area, diperlukan beberapa lintasan (mirip dengan mewarnai persegi panjang dengan spidol). Ketika sebuah layer selesai, platform build bergerak ke bawah (atau dalam pengaturan mesin lainnya, head ekstrusi bergerak ke atas) dan layer baru disimpan. Proses ini diulangi sampai bagian itu selesai.

Karakteristik FDM Manufakturing dalam 3D printing

Parameter Printer Sebagian besar sistem FDM memungkinkan penyesuaian beberapa parameter proses, termasuk suhu nozzle dan platform build, kecepatan build, ketinggian lapisan dan kecepatan kipas pendingin. Ini umumnya ditetapkan oleh operator, dan juga harus diperhatikan perancang desain. Yang penting dari perspektif desainer adalah ukuran dan tinggi lapisan: Ukuran build yang tersedia untuk printer 3D desktop umumnya 200 x 200 x 200 mm, sedangkan untuk mesin industri ini dapat sebesar 1000 x 1000 x 1000 mm. Biasanya model besar dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan kemudian dirakit. Ketinggian lapisan khas yang digunakan dalam FDM bervariasi antara 50 dan 400 mikron. Ketinggian lapisan yang lebih kecil menghasilkan bagian yang lebih halus dan menangkap geometri lengkung lebih akurat, sedangkan ketinggian yang lebih besar menghasilkan bagian yang lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah. Ketinggian lapisan 200 mikron paling sering digunakan.

Dalam istilah awam, printer 3D FDM khas mengambil filamen plastik dan meremasnya melalui ujung panas, melelehkannya, dan kemudian menyimpannya berlapis-lapis di tempat tidur cetak. Lapisan-lapisan ini menyatu bersama, menumpuk di seluruh cetakan, dan akhirnya mereka akan membentuk bagian yang sudah jadi.

Diterima secara luas sebagai cara paling sederhana untuk mencapai pencetakan 3D, FDM murah dan cukup efisien. Printer 3D FDM mendominasi pasar pencetakan 3D, hampir menghilangkan metode yang lebih mahal.

Centralab3D x Centi adalah perusahaan penyedia jasa print 3D terlengkap. Kami menyediakan jasa 3DPrint, penjualan 3d printer, Service mesin hingga Upgrade mesin.

© Copyright 2019 Centralab3D x Centi

To Top