Centralab3D

Versus

Perbedaan 3D Print vs CNC (part 1)

Mesin CNC mengambil blok bahan padat (misal Aluminium atau kayu) dan menggunakan alat atau pemotong berputar tajam untuk menghapus semua bagian yang tidak diperlukan. Jadi: CNC adalah metode subtraktif – berbeda dengan pembuatan aditif seperti pada pencetakan 3D.

CNC dikendalikan oleh komputer. Komputer memberi mereka kode khusus mesin yang mengontrol alat pemotong (seperti kode-G yang digunakan oleh printer 3D). Model-model untuk pabrik CNC dibuat menggunakan perangkat lunak pemodelan 3D, yang disebut aplikasi perangkat lunak CAM (computer-aided manufacturing).

3D Printing: Ada beberapa jenis printer 3D yang menggunakan berbagai teknologi dan bahan. Semua memiliki kesamaan bahwa mereka mulai dari awal dan membangun objek tiga dimensi lapis demi lapis (pembuatan aditif).

Pemilihan Bahan

Mesin CNC dapat mengerjakan berbagai macam bahan: paduan logam (mis. Aluminium, paduan baja, kuningan, tembaga), kayu lunak dan kayu keras, termoplastik, akrilik, busa pemodelan, lilin pemesinan (untuk membuat model positif untuk casting). Mesin sudah dibuat dengan standar mampu menggunakan berbagai bahan dengan batas-batas tertentu (misal dimensi dan tingkat kekerasan), Anda dapat menggunakan CNC untuk membuat prototipe dalam bahan yang sama yang akan digunakan untuk produk akhir – sehingga Anda dapat segera memulai pengujian.

Mata pahat yang biasa digunakan (sumber: all3dp)

Printer 3D biasanya terbatas pada beberapa bahan, biasanya termoplastik (PLA, ABS, terkadang nilon) atau resin. Termoplastik dapat dicampur dengan bahan lain seperti keramik, kayu, logam, tetapi benda kerja yang diproduksi pada printer 3D tidak akan sekuat benda kerja yang dipotong dari balok logam atau kayu.
Karena printer 3D termoplastik dan resin menggunakan metode yang sama sekali berbeda, printer resin tidak dapat menangani termoplastik – dan sebaliknya.

Kecepatan

Membandingkan kecepatan akan sulit, karena CNC dan printer 3D biasanya digunakan untuk benda kerja dan material yang berbeda. Namun, pekerjaan pencetakan 3D seringkali memakan waktu berjam-jam untuk diselesaikan, sedangkan pekerjaan milling CNC dengan ukuran dan kompleksitas yang sebanding biasanya tidak memakan waktu lebih dari satu jam.

CNC biasanya lebih cepat ketika memotong material dari blok padat daripada printer 3D yang membangun objek lapis demi lapis dan kadang-kadang harus melambat untuk menghindari masalah pencetakan.

Waste

Secara desain, ada sedikit buangan dalam pencetakan 3D karena teknologi ini hanya membutuhkan bahan yang dibutuhkan untuk membangun benda kerja. Dalam milling CNC, Anda memerlukan blok material yang memiliki ukuran minimal benda kerja – banyak material yang harus dilepas dan seringkali tidak dapat didaur ulang.

Most Popular

To Top