Versus

3D Printer Cartesian vs Delta

Ketika anda ingin memilih membeli sebuah mesin 3D printer, tentu hal pertama yang menjadi pertimbangan adalah kegunaan dari 3D printer itu sendiri. Perkembangan teknologi 3D printer yang pesat dan banyaknya tipe 3D printer yang beredar di pasaran, membuat kita memiliki lebih banyak pilihan atas kebutuhan yang kita inginkan. Beberapa teknologi 3D printer yang ada pada saat ini diantaranya, Stereolithography, Selective Laser Sintering, Electron Beam Melting dan Fused Deposition Modeling. Salah satu metode teknologi 3D printer yang populer dan terjangkau yaitu Fused Deposition Modeling (FDM)

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dua jenis 3D printer yang menggunakan metode Fused Deposition Modeling (3D printing FDM), yaitu 3D printer Cartesian dan Delta.

Diagram 3d printer Cartesian(kiri) dan 3d printer Delta (kanan) (sumber: Printspace3D)

3D Printer Cartesian

Nama dari 3D printer Cartesian berasal dari koordinat sistem yang digunakan, yaitu koordinat sistem Cartesian. Tipe 3D printer ini beroperasi dengan bergerak ke arah sumbu X, Y dan Z. Sistem koordinat ini digunakan untuk menentukan lokasi print head dan extruder.

3D printer Cartesian memiliki kekurangan yaitu bagian penggerak sistem ekstruder biasanya membawa beban yang berat. Oleh karena itu, jenis 3D printer ini sulit untuk berhenti dan berubah arah secara cepat. Mengakibatkan ketidak presisian ketika mencetak objek dengan ketinggian yang tinggi.

Kekurangan:

Berat, Sulit dimodifikasi karena kendala spasial, Kurang cocok untuk benda yang tinggi, Volume cetak benda kecil

Kelebihan:

Unggul dalam mencetak benda yang lebar(arah horizontal), Mudah dipelajari karena kinematika mudah dimengerti, User Friendly, Lebih Murah

3D Printer Delta

3D printer Delta juga menggunakan sistem koordinat cartesian, namun tidak melakukan gerakan linier seperti pada 3D printer cartesian. Sebaliknya, tipe 3D printer ini menggunakan tiga lengan, masing-masing bergerak menggunakan prinsip jajaran jenjang. Perpindahan lengan dari titik X ke titik Y atau ke yang lain dilakukan dengan mengubah sudut jajaran jenjang lengan 3D printer. Dengan metode gerak seperti ini, pergerakkan 3D printer Delta jauh lebih ringan disebabkan motor penggerak tidak ikut berpindah saat berubah posisi. Pengurangan beban ini menyebabkan inersia yang kecil. Penurunan inersia ini memungkinkan 3D printer Delta untuk dapat bergerak dengan cepat sambil mempertahankan keakurasiannya pada objek cetak yang lebih tinggi.

Didesain oleh Bryan Morris
sumber : Grabcad

Kekurangan:

Membutuhkan ruang yang lebih, karna ketinggian mesin, Sulit untuk di troubleshooting, Sulit untuk mencetak objek dengan permukaan besar (horizontal)

Kelebihan:

Unggul untuk mencetak benda yang tinggi, Ringan dan mudah dipindahkan, Print Head dapat berpindah dengan cepat sambil mempertahankan akurasi, Kecepatan dan akurasi cetak tinggi

Most Popular

Centralab3D adalah perusahaan penyedia jasa print 3D terlengkap. Kami menyediakan jasa 3DPrint, penjualan 3d printer, Service mesin hingga Upgrade mesin.

© Copyright 2019 Centralab3D / Centi

To Top